PROYEKSI RHEESE

PROSEDUR PEMERIKSAAN

  • Persiapkan Alat dan Assesories radiografi yang dibutuhkan untuk praktek radiografi Foramen Opticum
  • Geser tabung sinar x tepat dipertengahan meja pemeriksaan.
  • Atur luas lapangan penyinaran sesuai dengan besarnya obyek, tabung sinar x diatur 90derajat terhadap meja pemeriksaan.
  • Posisi Kepala prone/Postero anterior
  • Tempatkan orbita yang akan diperiksa dipertengahan kaset, dengan pipi, hidung dan dagu menempel meja pemeriksaan.
  • MSP kepala diposisikan 530 terhadap meja pemeriksaan (bidang film) dengan menggunakan alat bantu penyudutan.
  • OML tegak lurus bidang film.
  • Fiksasi kepala dengan menggunakan bantal pasir dan spon agar tidak berubah posisinya.
  • Pertengahan kaset diatur tepat pada jatuhnya sinar X
  • Letakkan Marker R (kanan) atau L (kiri) sesuai posisi objek pada tepi kaset yang tercakup luas lapangan penyinaran.
  • Pastikan Central Ray (CR) tegak lurus dengan bidang film tepat dipertengahan film
  • Central Point (CP) pertengahan orbita yang dekat dengan film
  • Jarak pemotretan (FFD) = 90 cm
  • Berikan faktor eksposi (KV, mA, dan Second) sesuai dengan tebal objek kepala.
  • Selesai eksposi, lakukan prosesing film di Kamar Gelap


KRITERIA GAMBARAN

  • Tampak gambaran canalis opticum (foramen) pada quadrant inferior lateral (Outer Inferior Quadrant)
  • Bagian batas lateral orbita, batas medial, dan batas bawah orbita.
  • Tampak bagian ala parva os sphenoidale
  • Tampak batas luas lapangan penyinaran dan marker R (kanan) atau L(kiri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: